Langsung ke konten utama

Hitam Putih Media, Kita Bisa Apa?


Salah satu masalah media yang ada di Indonesia, media tidak bersifat netral atau secara kualitas kondisi tayangan karena menyesuaian dengan keinginan pasar/penonton dengan modal yang sedikit dapat meraup keuntungan yg sebanyak mungkin. Tapi pada akhirnya penontonnya tidak teredukasi. Misalnya pada media global dan Palestina, secuil hal yg terjadi di Israell dibesarbesarkan diputarbalikan dan timpang dengan yg terjadi yang diberitakan tentang Gaza dll, hal ini sering terjadi.

Apa yang terjadi di media sosial, setiap orang punya pengaruhnya masing masing. Jadi misalnya banyak influencer yg memberikan opini dan opininya didengar dengan masyarakat dan berbeda beda, akan terjadi yang namanya perang pengaruh. 

Perlu diingat, social media bisa jadi media belajar yg baik kalau bisa digunakan dengan baik.

Dan orang baik harus berisik, harus populer, meyakinkan orang, membuat pergerakan, berbuat kebaikan, mempungayi pengaruh dan manfaat yang sangat besar.

كُنْتُمْ خَيْرَ اُمَّةٍ اُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُوْنَ بِالْمَعْرُوْفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُوْنَ بِاللّٰهِ ۗ وَلَوْ اٰمَنَ اَهْلُ الْكِتٰبِ لَكَانَ خَيْرًا لَّهُمْ ۗ مِنْهُمُ الْمُؤْمِنُوْنَ وَاَكْثَرُهُمُ الْفٰسِقُوْنَ

"Kamu (umat Islam) adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, (karena kamu) menyuruh (berbuat) yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka. Di antara mereka ada yang beriman, namun kebanyakan mereka adalah orang-orang fasik."
- QS. Ali 'Imran Ayat 110


Media sosial kita jadikan bermanfaat, meyebarkan kebaikan dan mencegah keburukan.

Bukan soal popularitas atau materi tapi tekad yg kuat untuk selalu memberi dan melayani.

Media tempat kita sharing, tempatnya edukasi tapi tetap harus ada action di dunia yang kita tinggali.

#KnowledgeSharing #DialogTokohTehQoon

Komentar